Reviu Informasi Strategis Energi dan Mineral Harian, 27 September 2022

I. Sektor Minyak dan Gas Bumi

Harga minyak dunia jenis Brent terkoreksi ke level terendah sejak Rusia menginvasi Ukraina. Pada 26 September 2022, harga minyak dunia menyentuh USD 84,45/barel, yang merupakan harga terendah sejak Rusia menginvasi Ukraina pada bulan Maret lalu. Walaupun demikian, harga rata-rata pada bulan September 2022 masih meningkat 21,75% (YoY), menjadi USD 91,16/barel dari USD 74,87/barel pada September tahun sebelumnya.

Rata-rata year-to-date harga minyak mentah hingga September 2022 adalah sebesar USD 102,83/barel, lebih tinggi dari rata-rata harga minyak mentah tahun 2021 yang sebesar USD 70,85/barel. Pelemahan harga minyak yang terjadi pada September 2022 terutama disebabkan oleh ekspektasi resesi ekonomi global yang berdampak pada penurunan permintaan minyak global.

Berdasarkan data EIA (Energy Information Administration), produksi minyak global pada bulan Agustus 2022 meningkat menjadi 101,26 juta bph dari 100,33 juta bph pada Juli 2022. Sementera itu, konsumsi minyak dunia pada September 2022 meningkat menjadi 99,40 juta bph dari 99,07 juta bph pada bulan Juli 2022.

Sementara itu, stok minyak Negara OECD meningkat menjadi 2.755 juta barel dari 2.736 juta barel pada bulan Juli 2022. Sebaliknya, inventori minyak Amerika Serikat turun menjadi 1.206 juta barel dari yang sebelumnya 1.217 juta barel pada Juli 2022 karena pelepasan cadangan minyak strategis untuk menahan peningkatan harga minyak.

Perbedaan harga minyak mentah Global dan Rusia menurun pada September 2022. Perbedaan rata-rata harga minyak mentah Ural Rusia dan Brent pada September 2022 menurun ke USD 21,78/barel dari yang sebelumnya sebesar USD 24,77/barel pada Agustus 2022. Penurunan perbedaan harga miyak mentah tersebut disebabkan penurunan harga minyak global lebih tajam dibandingkan dengan penurunan harga minyak Rusia. Rata-rata harga minyak Ural Rusia pada September 2022 melemah ke USD 69,49/barel (vs USD 72,97/barel pada Agustus 2022). Perbedaan rata-rata harga minyak akan terus menurun kedepannya karena peningkatan supply minyak Rusia ke pasar global walaupun diembargo oleh negara-negara Barat.

Perkiraan harga minyak mentah (Brent) pada 2022 sebesar USD 102,5/barel dengan rata-rata harga ytd harga minyak mencapai USD 102,84/barel, atau meningkat 45,14% dibandingkan harga rata-rata tahun 2021.

Beberapa faktor downside risk yang dapat menekan harga minyak lebih rendah dari perkiraan awal yaitu ekspektasi resesi ekonomi global yang akan terjadi dan penurunan tensi perang Rusia-Ukraina. Sementara itu, beberapa faktor upside risk yang dapat menaikan harga adalah embargo minyak Rusia oleh Uni Eropa pada Desember 2022, serta pemotongan target produksi anggota OPEC+.

II. Sektor EBTKE dan Ketenagalistrikan

Ini Kunci RI Genjot Energi Bersih Tanpa Tinggalkan Batu Bara, Indonesian Mining Association (IMA) menilai pemanfaatan teknologi menjadi kunci Indonesia dalam mengembangkan energi bersih tanpa harus meninggalkan energi fosil, termasuk batu bara yang jumlahnya cukup melimpah saat ini. Indonesia perlu bertransformasi dalam pemanfaatan sumber daya batu bara. Mengingat, sumber daya tersebut cukup melimpah keberadaannya saat ini.

Pemanfaatan batu bara tidak boleh hanya sebatas berhenti pada teknologi Carbon Capture and Storage/Carbon Capture, Utilization and Storage (CCS/CCUS) untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Namun bisa diatasi juga dengan pengembangan teknologi lainnya seperti gasifikasi batu bara.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah resmi melarang pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbasis batu bara. Tak hanya itu, Presiden pun meminta Menteri untuk menyusun peta jalan percepatan pengakhiran atau mempensiunkan PLTU yang masih beroperasi saat ini.Kebijakan tersebut resmi tertuang dalam Peraturan Presiden No.112 tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Listrik.

Peraturan Presiden ini ditetapkan Presiden Joko Widodo pada 13 September 2022 dan berlaku efektif pada saat diundangkan yakni sama seperti tanggal penetapan, 13 September 2022.

Adapun kebijakan tersebut ditujukan dalam rangka transisi energi sektor ketenagalistrikan. Hal tersebut tercantum dalam Pasal 3. Pada Pasal 3 (1) berbunyi: “Dalam rangka transisi energi sektor ketenagalistrikan, Menteri menyusun peta jalan percepatan pengakhiran masa operasional PLTU yang dituangkan dalam dokumen perencanaan sektoral.”

Namun di sisi lain, pada ayat 4 disebutkan bahwa pengembangan PLTU baru dilarang, kecuali salah satunya bagi PLTU yang telah ditetapkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) sebelum berlakunya Peraturan Presiden ini.

III. Sektor Geologi, Mineral , Batubara dan Umum

Pemerintah Pulihkan Ratusan Izin Pertambangan yang Sempat Bermasalah, Pemerintah melalui Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah telah memulihkan beberapa Izin Usaha Pertambangan Pertambangan (IUP) yang sebelumnya bermasalah. Pada awal tahun 2022 pemerintah telah mencabut 2.078 IUP karena tidak berkegiatan meski sudah diberikan izin usaha atau tidak menyampaikan Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) sejak tahun 2017. Namun pemerintah membuka kesempatan kepada perusahaan untuk menyelesaikan permasalan tersebut dengan cara  mengajukan keberatan dan melakukan perbaikan. Proses pemulihan IUP ini telah memasuki tahap ketiga dengan rincian sebagai berikut: 

  1. Tahap Pertama terdapat 213 perusahaan yang mengajukan keberatan, sebanyak 83 – 90 IUP telah memenuhi syarat pemulihan dan sisanya masih dalam proses evaluasi oleh Satgas;
  2. Tahap kedua terdapat 219 perusahaan yang menyatakan mengajukan keberatan, sebanyak 115 IUP telah memenuhi syarat pemulihan dan sisanya masih dalam proses evaluasi oleh Satgas;
  3. Tahap ketiga terdapat 300 perusahaan yang mengajukan keberatan, saat ini masih dalam tahap evaluasi kemungkinan akan rampung pada Oktober 2022 mendatang.

Pengurusan pemulihan IUP dilakukan secara adil dan tidak dapat dimanipulasi. Pengusaha bisa langsung mendatangi pemerintah untuk mengajukan keberatan dengan menyertakan bukti sebagai syarat pernyataan keberatan.